+62 811-6567-811 info@wisataone.id
+62 811-6567-811 info@wisataone.id

Menyusun Itinerary Untuk Perjalanan Pertama ke Eropa

Sedang merencanakan liburan pertama ke Eropa? Apa kamu lagi bingung, lebih baik menyusun perjalanan sendiri, atau mengambil paket tur saja? 

Banyak orang yang memilih mengambil paket tur agar tidak ‘keribetan’ dengan segala keperluan perjalanan. Tapi, tidak sedikit juga yang lebih nyaman menyusun itinerary perjalanannya sendiri. Alasannya, supaya bisa jalan-jalan dengan jadwal lebih fleksibel dan bisa berkunjung ke suatu tempat tanpa perlu diburu-buru.

Riset, riset, riset

Boleh dibilang, bagian ini susah susah gampang. Susah karena kamu perlu mengalokasikan cukup banyak waktu untuk mencari segala informasi mulai dari tiket, tempat yang ingin dikunjungi, penginapan, tempat makan, rute perjalanan hotel ke museum, hingga hal-hal detil lainnya. Namun, di saat yang sama, riset ini juga bisa membuat kamu semakin excited menyambut perjalanan kamu. Terlebih, ketika kamu menemukan banyak review menarik dari referensi yang kamu dapatkan. 

Dari semua list kamu, tiket pesawat wajib menjadi hal pertama yang disiapkan. Jika ingin bepergian di bulan ramai seperti akhir tahun, ada baiknya kamu mulai mencari tiket kamu sekitar 6 bulan sebelumnya. Hal yang sama berlaku untuk penginapan. Ini untuk menghindari kamu dari keharusan membeli tiket dengan harga terlampau tinggi karena membeli terlalu mepet dengan hari keberangkatan. Namun, jika kamu bepergian di bulan sepi, 2-3 bulan sebelum keberangkatan, bisa jadi waktu yang pas untuk mulai mencari tiket. 

Setelah tiket dan penginapan sudah siapkan, silakan lanjutkan riset untuk hal-hal menyenangkan lainnya seperti tempat yang wajib dikunjungi, restoran yang wajib didatangi, atau makanan yang wajib dicoba. 

Hindari "Wanting Everything in One Go"

Berlibur berarti menikmati perjalanan. Ketika kamu harus berkejar-kejaran dengan waktu karena banyaknya list tempat yang ingin kamu kunjungi dalam satu hari, maka unsur ‘menikmati’ pun akan sedikit berkurang. 

Saat akan berlibur ke Eropa, tanamkan persepsi bahwa kamu tidak harus mengunjungi tempat berbeda setiap harinya. Meskipun jarak antar negara terkesan dekat, berpindah negara tiap hari tetap menghabiskan waktu. Dengan waktu tempuh antara 4-12 jam antar negara, jam efektif kamu ketika tiba di satu tempat pun menjadi berkurang. Bayangkan, belum cukup mengagumi keindahan tulip di Belanda, kamu sudah harus mengejar kereta menuju Paris? 

Ketika menyusun itinerary, usahakan untuk menghabiskan 3-4 hari di satu negara. Jadi, jika kamu berkunjung selama 7 hari, mungkin 2-3 kota sudah cukup padat. Jika kamu punya waktu sampai 10 hari, kamu bisa menyusun itinerary untuk 4-5 kota. Dengan begitu, kamu bisa menikmati waktu kamu untuk mengeksplorasi keindahan setiap negara, daripada harus terus terburu-buru mengejar kereta.

Manfaatkan Aplikasi

Urusan jalan-jalan saat ini banyak dimudahkan oleh kemunculan aplikasi. Untuk mencari tiket dengan harga terbaik, kamu bisa memanfaatkan aplikasi seperti Google Flights, Kayak, Skyscanner, yang bisa kamu bandingkan harganya dengan operator tiket dalam negeri. Untuk mencari penginapan, kamu bisa mencari list penginapan bed and breakfast hingga hotel bintang 5 di Hostelworld, Agoda, Booking.com, atau marketplace lainnya. 

Ada juga aplikasi yang bisa menyempurnakan itinerary kamu, seperti Tripit yang bisa merekam lokasi yang kamu ingin kunjungi beserta waktu tempuh atau jalur transportasi kamu untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Kombinasikan ini dengan Google Maps atau rekomendasi Google Trip agar kamu bisa memperkirakan jarak tempuh dari setiap lokasi. 

Selain keempat hal di atas, berikut ini beberapa tips tambahan yang bisa kamu simpan sembari menyusun itinerary perjalanan pertama kamu ke Eropa.

  1. Jika saat proses hunting tiket, kamu menemukan harga tiket pesawat rute Jakarta–Eropa di bawah Rp 10 juta, kami sarankan kamu langsung mengambil tiket tersebut, atau gunakan fitur hold the fare di website maskapai. Sebab, menemukan harga tiket di bawah Rp 10 juta, bukan hal yang sering terjadi. Apalagi, kalau kamu berhasil menemukan tiket di bawah Rp 9 atau 8 juta. Segera beli tiket tersebut, sebelum harga tiket meroket lagi. Sometimes luck doesn’t come twice!
  2. Cek kembali paket penerbangan yang kamu pilih. Beberapa airlines mengenakan biaya tambahan untuk pemilihan kursi dan penambahan bagasi. Pastikan detail harga yang kamu bayar, agar tidak ada yang terlewat.
  3. Pertimbangkan berangkat menuju kota A, pulang dari kota B. Dengan rute seperti ini, kamu bisa memanfaatkan waktu dan perjalanan kamu dengan lebih efisien, karena tidak perlu kembali ke kota yang sudah kamu kunjungi. 
  4. Manfaatkan penitipan koper di hotel atau di stasiun jika kamu tiba sebelum jam check-in. Sebagian besar hotel di Eropa mengijinkan tamunya untuk menitipkan koper di hotelnya sebelum jam check in tiba. Dengan begitu, kamu tidak perlu kepusingan harus berjalan-jalan sambil membawa bagasi kamu. 
  5. Cek kembali dokumen utama sebelum perjalanan, mulai dari paspor, visa, tiket pesawat, kode pemesanan penginapan, dan dokumen pendukung lainnya. Meskipun sudah tersedia dalam bentuk digital, mencetak kembali itinerary, tiket dan penginapan bisa memudahkan kamu saat berjalan-jalan.

Di Wisataone, kamu akan dibantu untuk mengurus semua rencana perjalananmu ke Eropa. Selain itu, Wisataone juga akan mengoptimalkan budget traveling kamu dan merancang itinerary yang terbaik bersama travel expert kami yang berdomisili atau pernah tinggal di Eropa. Jadi, tunggu apa lagi? Cukup klik di tautan ini untuk memulai perjalanan kamu.

Ditulis oleh: Vinny

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

We are using cookies to give you the best experience. You can find out more about which cookies we are using or switch them off in privacy settings.
AcceptPrivacy Settings

GDPR

  • Privacy Policy

Privacy Policy

We use cookies and other tracking technologies to improve your browsing experience on our website, to show you personalized content and targeted ads, to analyze our website traffic, and to understand where our visitors are coming from. By browsing our website, you consent to our use of cookies and other tracking technologies.

Cookies are files with small amount of data which may include an anonymous unique identifier. Cookies are sent to your browser from a website and stored on your device. Tracking technologies also used are beacons, tags, and scripts to collect and track information and to improve and analyze our Service.

You can instruct your browser to refuse all cookies or to indicate when a cookie is being sent. However, if you do not accept cookies, you may not be able to use some portions of our Service.

Examples of Cookies we use:

  • Session Cookies. We use Session Cookies to operate our Service.
  • Preference Cookies. We use Preference Cookies to remember your preferences and various settings.
  • Security Cookies. We use Security Cookies for security purposes.

For more detail, follow this link.